BANYAK
orang memperhatikan rancangan dalam alam namun demikian tidak percaya adanya
seorang Perancang, seorang Pencipta. Mengapa tidak?
Apakah
ketidakpercayaan ini disebabkan seseorang tidak menyetujui alasan bahwa
rancangan membutuhkan seorang Perancang? Apakah ada bukti-bukti yang begitu
bertentangan dengan hal ini sehingga rancangan dalam alam tidak lagi meyakinkan
akal yang sehat dan cerdas?
Atau
apakah alasan tersebut tetap ada, lebih kuat dari sebelumnya? Sebaliknya,
apakah, seperti dikatakan rasul Paulus, orang-orang yang menolak untuk menerima
apa yang nyata ’tidak dapat dimaafkan’?
Rancangan dalam Sejarah
Suatu
tinjauan singkat ke dalam sejarah tentang hal ini dapat membantu. Pertama-tama,
ada banyak orang ateis (tidak percaya adanya Allah) sepanjang abad. Tetapi
sampai kira-kira satu abad yang lalu mereka tidak dapat mempengaruhi
gagasan-gagasan agama dan ilmiah dengan serius.